Persinggahan.
Sebelum bertemu kamu, aku singgah di banyak sementara.
Kupikir kamu sementaraku juga, tapi ternyata aku betah menetap.
Semacam sihir
apa yang telah kau lakukan padaku? Aku dengan mudah menaruh harapku dan rasa
ini padamu.
Senda guraumu yang sangat kunanti saat pertemuan kita nanti.
Kupikir, rasa ini hanya sementara. Nyatanya, tidak. Aku tak
bisa kelain hati.
Hati ini sudah terpaut padamu. Rasa yang menggebu-gebu ini
membuatku terlena. Dan pada akhirnya aku terlalu berlebihan mencintaimu. Tak ada
yang baik jika kita terlalu berlebihan, bukan?. Aku sulit mengontrol rasa ini.
Andai kamu mengetahuinya, aku pun tak ingin terlalu berlebihan mencintaimu.
Kini
aku tersadar. Namun, sayangnya, dirimu kini telah menjauh dariku.
Percayalah,
aku tak pernah benar-benar jauh darimu.
Kamu dan aku hanya berjarak satu
jengkal ketika aku mendoakanmu.
Jika kau rindu,percayalah aku selalu lebih dulu merindukanmu.
--Dariku,seseorang yang tak bisa kelain hati.
Komentar
Posting Komentar